Selasa, 06 Desember 2011
Ini Aku
Lihat aku
Aku memang berbeda
Tetapi aku tetap manusia
Aku sepertimu
Tapi aku tak perlu menjadi sepertimu
Aku cinta diriku
SAAT CINTAKU BERWUJUD LAIN
Aku diam. Semakin diam. Tubuhku yang tadinya bersandar di kursi meja, mendadak ingin tidur. Aku menuruti tanganku. Menyentuh meja, meringkuk pelan, dan kumasukkan kepalaku dalam dekapan hangat. Aku menangis. Tuhan…
Rabu, 05 Oktober 2011
Sherlock Holmes
The author, (Sir) Arthur Conan-Doyle wrote his first Holmes story, A Study In Scarlet, in 1886. Sherlock Holmes, a fictitious character was based on a real man, Dr Joseph Bell, a renown forensic scientist at Edinburgh University whom Conan-Doyle studied under. Conan-Doyle wrote 56 self contained short stories & 4 novels (60 adventures in total) The collection is known as The Cannon.
The first Sherlock Holmes film was produced in 1900. In 1939 the novels were developed as a series of films staring Basil Rathbone, establishing the trademark deerstalker, pipe & spyglass as a global visual icon.
The first Sherlock Holmes film was produced in 1900. In 1939 the novels were developed as a series of films staring Basil Rathbone, establishing the trademark deerstalker, pipe & spyglass as a global visual icon.
Conan Doyle wrote four novels and fifty-six short stories that feature Holmes. The first two stories, short novels appeared in Beeton's Christmas Annual for 1887 and Lippincott's Monthly Magazine in 1890, respectively.
CARA MENULIS CERPEN
Cerpen atau cerita pendek adalah sebuah karya tulis yang tercipta dari inspirasi sang penulis, inspirasi tersebut dapat berasal dari kisah nyata maupun dari sebuah imaginasi penulis.

Cerpen juga dapat dikembangkan menjadi sebuah cerita panjang yang dibukukan atau biasa kita kenal dengan sebutan novel.
Bagaimanakah cara membuat cerpen yang baik dan menarik, berikut tipsnya:

Cerpen juga dapat dikembangkan menjadi sebuah cerita panjang yang dibukukan atau biasa kita kenal dengan sebutan novel.
Bagaimanakah cara membuat cerpen yang baik dan menarik, berikut tipsnya:
SATU JAM SAJA
jangan berakhir aku tak ingin berakhir
satu jam saja kuingin diam berdua
mengenang yang pernah ada
satu jam saja kuingin diam berdua
mengenang yang pernah ada
THAT SHOULD BE ME
COBA BACA AKU
“Sudah kuduga, dibalik semua keramahannya, ternyata ia seorang yang licik juga!”
“Wah, benar itu. Kamu benar!”
Tersungging senyum di bibirnya. Ya, dia memang menang. Tapi, rencanaku belum dimulai. Aku, berjanji untuk membuatnya mengerti. Apa itu yang dinamakan “benar”, dan apa itu yang dinamakan “beruntung”. Aku melihat gadis-gadis itu satu persatu pergi meninggalkan kantin. Mereka adalah teman sepermainan yang selalu menghabiskan waktu istirahat mereka untuk berbincang-bincang mengenai sikap dan sifat seseorang dengan penyorot utama yaitu Tami. Gadis yang kerap kusebut “si pembaca sifat”, julukan aneh yang kuberikan untuknya karena tingkahnya yang sedikit membuatku berpikir. Berpikir merencanakan ulah nakalku ini.
Langganan:
Komentar (Atom)